Brasil dikenal dengan budayanya yang kaya dan beragam, termasuk dalam dunia kuliner. Banyak orang mengenal feijoada sebagai makanan khas Brasil, tetapi negara ini memiliki banyak sekali hidangan tradisional yang jarang diketahui di luar Brasil. Dari makanan laut hingga jajanan jalanan, setiap wilayah di Brasil memiliki hidangan khas yang mencerminkan sejarah dan keberagaman budayanya.

Berikut adalah beberapa Makanan khas Brazil yang jarang diketahui, tetapi memiliki rasa unik dan menarik untuk dicoba.

1. Tacacá

Tacacá adalah sup khas Amazon yang berasal dari budaya masyarakat pribumi Brasil. Hidangan ini dibuat dari kuah tucupi (cairan fermentasi yang diekstrak dari singkong beracun), jambu (sejenis okra liar), udang kering, dan cabai.

Tacacá memiliki rasa unik yang asam, pedas, dan sedikit pahit karena penggunaan tucupi. Biasanya, hidangan ini disajikan dalam mangkuk kayu dan dinikmati saat masih panas. Tacacá sangat populer di wilayah utara Brasil, terutama di negara bagian Pará.

2. Moqueca de Peixe

Moqueca de Peixe adalah rebusan ikan yang berasal dari dua wilayah berbeda di Brasil, yaitu Bahia dan Espírito Santo. Versi Bahia menggunakan santan, minyak kelapa sawit (dendê), dan tomat, sementara versi Espírito Santo lebih ringan karena tidak menggunakan santan dan minyak dendê.

Moqueca biasanya dibuat dengan ikan laut yang dimasak perlahan bersama bawang, tomat, paprika, dan rempah-rempah. Hidangan ini memiliki tekstur lembut dan cita rasa kaya yang berasal dari kombinasi bumbu yang meresap ke dalam ikan.

3. Pato no Tucupi

Pato no Tucupi adalah hidangan khas Amazon yang dibuat dari bebek yang dimasak dalam kuah tucupi. Seperti tacacá, hidangan ini juga menggunakan jambu dan cabai sebagai tambahan rasa.

Proses memasak pato no tucupi memakan waktu cukup lama agar bebek menjadi empuk dan kuahnya memiliki rasa yang lebih kaya. Hidangan ini sering disajikan saat perayaan atau acara khusus di wilayah utara Brasil.

4. Barreado

Barreado adalah hidangan tradisional dari negara bagian Paraná yang dibuat dari daging sapi yang dimasak perlahan dalam pot tanah liat selama berjam-jam hingga dagingnya menjadi sangat lembut dan hancur.

Hidangan ini sering disajikan dengan nasi, pisang goreng, dan farofa (tepung singkong yang digoreng). Barreado memiliki rasa yang kuat dan tekstur yang lembut, menjadikannya salah satu hidangan yang paling khas dari selatan Brasil.

5. Acarajé

Acarajé adalah makanan jalanan yang berasal dari Bahia dan memiliki pengaruh kuat dari budaya Afrika. Hidangan ini dibuat dari bola-bola kacang polong hitam yang digoreng dengan minyak dendê, lalu diisi dengan vatapá (krim berbahan dasar roti, udang, dan kacang tanah) serta udang kering.

Acarajé memiliki tekstur renyah di luar tetapi lembut di dalam, dengan rasa gurih dan sedikit pedas. Hidangan ini sering dijual oleh pedagang kaki lima di Salvador, ibu kota Bahia.

6. Tutu à Mineira

Tutu à Mineira adalah hidangan khas Minas Gerais yang dibuat dari kacang hitam atau kacang pinto yang dihaluskan dan dicampur dengan tepung singkong.

Biasanya, hidangan ini disajikan dengan nasi, daging babi, sosis, dan telur goreng. Tutu à Mineira memiliki tekstur kental dan rasa yang gurih, menjadikannya makanan yang mengenyangkan dan populer di wilayah pedalaman Brasil.

7. Escondidinho

Escondidinho adalah hidangan panggang yang terdiri dari lapisan daging sapi cincang atau ayam yang dibalut dengan puré singkong atau kentang. Keju parut biasanya ditambahkan di atasnya sebelum dipanggang hingga keemasan.

Hidangan ini memiliki rasa yang creamy dan gurih, serta tekstur lembut yang sangat disukai di Brasil. Escondidinho sering disajikan sebagai hidangan utama di rumah tangga Brasil.

8. Bolo de Rolo

Bolo de Rolo adalah kue gulung khas negara bagian Pernambuco yang dibuat dari lapisan tipis adonan dan diisi dengan selai guava (goiabada).

Teknik membuat kue ini cukup rumit karena harus menggulung adonan dengan sangat tipis dan rapi agar menghasilkan bentuk spiral yang sempurna. Rasanya manis dengan sedikit sentuhan asam dari guava, menjadikannya salah satu hidangan penutup yang unik di Brasil.

9. Cuscuz Paulista

Cuscuz Paulista berbeda dari cuscuz khas Afrika Utara. Hidangan ini dibuat dari tepung jagung yang dicampur dengan ikan sarden, telur, tomat, dan sayuran, lalu dikukus hingga mengeras seperti kue.

Cuscuz Paulista memiliki tekstur yang padat dan sering disajikan dalam acara keluarga atau perayaan tradisional. Rasanya gurih dengan sentuhan manis dari jagung dan sedikit asam dari tomat.

10. Pamonha

Pamonha adalah makanan berbahan dasar jagung yang mirip dengan tamale dari Meksiko. Hidangan ini dibuat dengan cara menggiling jagung segar, mencampurnya dengan gula atau garam, lalu membungkusnya dengan daun jagung sebelum dikukus.

Pamonha bisa memiliki rasa manis atau asin, tergantung pada bahan tambahan seperti keju atau daging. Makanan ini populer di wilayah pedesaan Brasil dan sering ditemukan di pasar tradisional.

Kesimpulan

Brasil memiliki banyak makanan khas yang jarang dikenal di luar negeri tetapi memiliki cita rasa yang unik dan kaya. Dari sup khas Amazon hingga hidangan panggang dari Minas Gerais, setiap makanan mencerminkan warisan budaya yang berbeda di setiap wilayah Brasil.

Makanan seperti Tacacá, Moqueca de Peixe, Pato no Tucupi, dan Barreado menunjukkan pengaruh kuliner pribumi dan Portugis dalam masakan Brasil. Sementara itu, jajanan seperti Acarajé dan Bolo de Rolo memperlihatkan kekayaan budaya Afro-Brasil dan Eropa yang bercampur di negara ini.

Bagi pecinta kuliner yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, makanan khas Brasil yang jarang diketahui ini bisa menjadi pilihan menarik untuk dicicipi.